Mengakhiri 2017

October 31, 2019

2017 ? Masih inget aja padahal 2 tahun hampir berlalu..
Ya .. karna saya rasa tahun tahun antara 2017 dan 2018 adalah waktu terberat buat saya.

Di penghujung tahun ini yg tak pernah saya sangka sebelumnya, tiba-tiba management ngadain meeting seluruh karyawan perusahaan. Pengumuman sehari sebelum acara yang bisa dibilang dadakan infonya, tapi entah.. saya malah excited karna tumben kantor ngadain agenda pertemuan seluruh karyawan.

Saya inget waktu itu tanggal 27 Desember. Pukul 09 pagi saya sudah duduk manis di kursi dan dengan semangat masih melakukan testing dan mengerjakan dokumen-dokumen team untuk beberapa hari kedepan. Gimana enggak, info kemarin itu semua lead pada bilang kalo besok jam 10 teng harus udah dikantor dan nggak boleh ada yang telat. Bahkan lead teamku lagi cuti, terpaksa dateng ke kantor khusus buat acara ini karena sepenting itu katanya.

Pukul 10.00 semua karyawan sudah bersiap di meeting point dengan haha hihi dan tak lama datanglah bapak Direktur. Kemudian pak dir memulai pembicaraannya, dan langsung pada inti permasalahan. Suasana berubah seketika. Deg.. perasaan saya ngga enak, masih berusaha mencerna kata-demi-kata yang beliau ucapkan meskipun beliau sudah mengulang perkataannya lebih dari dua kali. Kupandangi sekeliling raut wajah teman-teman yang berubah nampak serius. Yang awalnya semua masih prengesan dan masih haha hihi, kini berwajah seolah kebingungan.

PHK..
itulah yg terdengar di pembicaraan ini. Tapi dengan bahasa yg lebih halus tapi masih susah untuk dimengerti.

Setelah mendengar instruksi apa yg harus dilakukan, semua kembali ke tempat masing-masing dalam hening. Tinggal menunggu sebuah email yg bertuliskan harus tinggal atau harus menentukan pilihan nanti yg akan diberikan. Tak lama semua sudah mendapat email dan barulah pada rame. Ada yg ngumpul trus gosip, ada yg langsung bersihin data leptop balikin dan langsung pergi. Beberapa juga masih pada bingung next bakal gimana. Kemudian beberapa teman datang menghampiri dan menanyakan apa yg akan saya lakukan selanjutnya. Tapi jawabanku masih sama dengan yg lain, belum tau..

Saya menghela nafas.. fyuh.. berakhir kali ini.. 
Kemudian banyak pikiran bermunculan, padahal baru kemaren seneng-seneng ngumpul sama temen-temen di liburan natal. Happy-happy sudah rencana liburan bareng ke Singapore tahun depan. Udah ngitung-ngitung cuti juga sampe akhir tahun depan cukup ato engga. Dan.. semuanya kandas..

Sedih banget.. tiba-tiba aja jadi pengangguran. 
Oiya sebenernya sebelum ada berita ini, saya pengen mengajukan unpaid leave 1 bulan. Tapi ditolak sama HR sebelum saya ngasih alesan lebih jauh. Karna kondisi mami yg semakin sering keluar-masuk rumah sakit. Keluarga dirumah udah mulai keteteran, kedua kakak ku yg dirumah harus kerja juga, nggak tiap saat bisa nemenin. Dan kakak sudah menyuruhku pulang beberapa kali tapi masih terkendala dengan cuti, jadinya inisiatiflah saya untuk ngambil unpaid leave saja. Tapi apalah kita sebagai manusia hanya bisa berencana.

Dan.. Begitulah akhir tahunku di 2017.  




You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook